Mengungkap Misteri dan Keunikan Pulau Onrust di Kepulauan Seribu

pantai pulau seribu
Pantai Terbaik di Kepulauan Seribu yang Wajib Dikunjungi
December 2, 2019
Tips Wisata Ke Pulau Seribu Backpacker 1 Hari
December 11, 2019

Anda yang tinggal di Jakarta, tentu sudah tidak asing mendengar kisah misteri Pulau Onrust di Kepulauan Seribu. Pulau ini sangat menjadi salah satu objek wisata sejarah yang telah diresmikan oleh Pemprov DKI Jakarta. Pulau yang sangat unik ini sering didatangi oleh wisatawan yang ingin mempelajari sejarah dan ingin mengetahui cerita yang ada di dalamnya.

Bagi warga di sekitar Jakarta, berlibur di dengan Paket Pulau seribu menjadi pilihan tepat untuk menikmati suasana yang berbeda. Lokasi ini tidak jauh dari kota metropolitan, sehingga cocok untuk liburan dalam waktu yang singkat. Tempat wisata ini ramai dikunjungi pada akhir pekan. Meskipun begitu, masih banyak pulau di Kepulauan Seribu yang tidak terlalu ramai.

Bagi Anda yang senang belajar sejarah dan menyukai cerita misteri, Pulau Onrust di Kepulauan Seribu bisa menjadi destinasi wisata yang tepat. Tempat ini menyimpan kisah sejarah yang panjang serta menampung segudang misteri yang menarik untuk disimak. Selain itu, Anda bisa berfoto dan selfie di bangunan tua yang sangat unik untuk menghias feed instagram Anda.

Pulau Onrust ini berdekatan dengan Pulau Bidadari, Pulau Kelor dan Pulau Cipit. Anda bisa mengikuti paket one day trip yang disediakan oleh agen wisata agar bisa berkeliling di pulau lainnya. Menikmati wisata di Kepulauan Seribu tidak ada habisnya karena ada berbagai kegiatan seru yang bisa Anda lakukan di tempat wisata ini.

Sejarah Pulau Onrust

pulau ondrus zaman dahulu

kodisi pulau ondrus pada tahun 1928-1883

sejarah pulau ondrus

Kutipan Riwayat sejarah tentang Pulau Odrus Jakarta

Pulau Onrust di Kepulauan Seribu pada masa Belanda pernah menjadi pusat bongkar muat komoditas dagang dan galangan kapal VOC miliki Belanda. Aktivitas tersebut tidak pernah berhenti sehingga orang menjulukinya onrust dalam Bahasa Belanda berarti tidak pernah beristirahat. Ada pula yang mengatakan onrust diambil dari nama seorang penghuni pulau keturunan Belanda bernama Baas Onrust Cornelis Van Derk Walck.

Pada zaman kependudukan Belanda, banyak kapal – kapal yang berlabuh di pulau ini. Sehingga warga setempat menjuluki pulau ini sebagai Pulau Kapal. Tempat ini juga menjadi saksi sejarah sengketa antara Kerajaan Banten dan Jayakarta yang tidak pernah selesai. Pulau ini diperebutkan oleh Jayakarta karena lokasinya dekat, namun Banten merasa memiliki hak atas pulau ini.

Di tahun 1610, Belanda menggunakan Pulau Onrust di Kepulauan Seribu sebagai tempat mengambil kayu dan membuat kapal. Atas izin Pangeran Jayakarta, tempat ini berkembang menjadi galangan kapal kecil dan besar. Semakin berkembangnya lokasi ini, berbagai fasilitas dan sarana dibangun di oleh Belanda seperti benteng, menara pengawas, penjara, markas, rumah sakit, dapur, dan masih banyak lagi.

Sebelum majunya pesawat, di masa penjajahan Belanda, Pulau Onrust menjadi lokasi pemberangkatan jemaah haji Indonesia menuju Arab Saudi melalui jalur laut. Di Pulau Onrust masih ada reruntuhan bangunan asrama haji yang konon merupakan tempat karantina penyakit menular yang terbawa oleh jemaah haji. Benar atau tidaknya masih menjadi misteri tersendiri.

Sedangkan pada masa kependudukan Jepang, Pulau Onrust mulai berubah fungsi menjadi tempat pengasingan tahanan politik. Ada barak penjara di sekitar pulau yang dilengkapi dengan atap seng dan kawat berduri. Saat Anda mengunjungi lokasi ini, Anda akan merasakan atmosfer yang berbeda melihat sejarah masa lalu dan peninggalan bangunan yang masih ada hingga sekarang.

Misteri Pulau Onrust

Pada masa Hindia – Belanda, pulau ini pernah menjadi tempat keberangkatan jemaah haji Indonesia. Menurut sejarah, pemerintah Belanda akan menyuntik mati orang yang dinilai berbahaya pasca berhaji. Karena biasanya setelah melaksanakan haji mereka akan belajar agama di Arab Saudi. Untuk memudahkan pengawasan, pemerintah menyematkan gelar “haji” pada orang yang ditangkap.

Kemudian di tahun 1933 sampai 1940, Pulau Onrust di Kepulauan Seribu menjadi tempat tawanan pemberontak. Ada pula orang Jerman yang dituduh menjadi pengikut NAZI pro-Hitler yang ada di Indonesia. Pada masa Jepang, seorang tokoh PKI bernama D.N. Aidit menjadi tahanan kelas berat dan tahanan politik di Pulau Onrust.

Misteri Pulau Onrust lainnya yaitu tempat ini pernah dijadikan Rumah Sakit Karantika penderita penyakit menular seperti lepra. Pada tahun 1960 – 1965, Pulau Onrust digunakan untuk menampung gelandangan dan pengemis. Sempat juga digunakan sebagai tempat latihan militer. Kemudian pulau ini mulai terbengkalai dan terjadi pembongkaran dan pengambilan material secara besar – besaran.

Yang membuat atmosfer berbeda saat memijakkan kaki di Pulau Onrust yaitu karena Anda akan menemukan banyak makam tidak bernama dengan bendera merah putih di dekatnya. Banyak yang mengatakan makan petinggi DI/TII Kartosoewirjo terdapat di pulau ini. Selain itu ada pula kompleks pemakaman Belanda yang ditengahnya terdapat sebuah pohon tua yang besar.

Misteri Pulau Onrust di Kepulauan Seribu lainnya yaitu konon sering muncul penampakan seorang noni Belanda bernama Maria Van de Velde. Dikisahkan bahwa Maria berada di Pulau Onrust menggunakan baju pengantin menunggu kekasihnya datang dari Belanda. Namun ia mati karena wabah penyakit pes dari pulau ini. Konon sosok Maria sering menampakkan diri di sekitar makamnya.

Bangunan Bersejarah di Pulau Onrust

Pulau yang memiliki banyak sejarah ini sangat menarik untuk dikunjungi. Ada berbagai  bangunan peninggalan yang unik dan bisa menjadi lokasi foto yang bagus. Selain itu ada kisah – kisah misteri yang ditinggalkan oleh bangunan ini yang sangat seru untuk didengarkan. Penasaran? Berikut bangunan bersejarah di Pulau Onrust yang harus dikunjungi :

Menara Keket

Menara ini dibangun pada abad ke-20 yang digunakan untuk melihat pemandangan laut dan kapal di sekitar Pulau Onrust di Kepulauan Seribu. Untuk bisa melihat pemandangan tersebut, Anda akan dikenakan biaya Rp5.000 saja. Dulu tempat ini digunakan untuk pos jaga dan administrasi kapal yang masuk ke Pulau Onrust.

Museum Plaza

Bangunan ini berbentuk seperti rumah yang digunakan untuk menyimpan benda – benda bersejarah yang dibingkai. Bangunan ini dibangun pada tahun 1939 yang difungsikan untuk rumah dokter yang memeriksa para calon haji. Tidak jauh dari situ terdapat bangunan rumah sakit yang kini hanya tinggal reruntuhan saja.

Pemakaman Belanda

Pulau Onrust di Kepulauan Seribu juga terdapat kompleks makam yang konon ada makam milik Kartosuwiryo yang dieksekusi di masa kekuasaan Soekarno. Lalu ada pula makam milik mantan penguasa Onrust yakni Cornellis Vogel yang dimakamkan tahun 1738. Pada makam milik Belanda dijumpai tulisan puisi dalam Bahasa Belanda.

Puing Bangunan Asrama Haji

Pada masa itu jemaah haji akan dikarantina sebelum dan sesudah berangkat ke Arab Saudi. Tempat ini memiliki kepentingan politis kolonial yang konon banyak orang yang memberontak sepulang dari haji. Beberapa jemaah yang dianggap berbahaya disuntik mati oleh Belanda untuk mencegah pemberontakan.

Wisata di Pulau Onrust

Terlepas dari kisah – kisah misteri Pulau Onrust di Kepulauan Seribu yang telah kami ceritakan, tempat ini sangat layak untuk didatangi. Sejarahnya yang sangat menarik membuatnya tidak pernah sepi pengunjung. Di tahun 1972 yakni era Gubernur Jakarta Ali Sadikin, Pulau Onrust dijadikan sebagai cagar budaya. Tempat ini masih terjaga kelestariannya serta bangunannya masih dalam kondisi yang terawat.

Pulau Onrust terletak di Kabupaten Seribu, DKI Jakarta. Lokasinya berdekatan dengan Pulau Bidadari, Pulau Kelor, dan Pulau Cipir. Untuk menuju ke pulau ini bisa naik speedboat atau perahu nelayan. Anda bisa naik melalui dermaga di Marina Ancol maupun dari Pelabuhan Muara Kamal. Jika Anda memiliki budget lebih, Anda bisa menaiki kapal mesin menuju Pulau Onrust.

Tarif untuk berkeliling kawasan Pulau Onrust cukup terjangkau yaitu sekitar Rp500.000 untuk 20 orang. Biaya itu masih sangat terjangkau terlebih jika Anda menaiki kapal nelayan. Pemberangkatan di pagi hari pukul 08.00 WIB dan pulang pada pukul 15.00 WIB untuk menghindari ombak besar. Anda juga bisa mengunjungi Pulau Onrust di Kepulauan Seribu dan 3 pulau lainnya.

Comments are closed.